TNI Jelaskan Fungsi Batalyon Bantuan yang Akan Dikirim ke Gaza

topmetro.news, Jakarta – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan fungsi dari satu batalyon tambahan yakni Batalyon Bantuan yang akan dikirim dalam misi perdamaian di Gaza, Palestina yakni Batalyon Bantuan.

“Salah satu fungsi Batalyon Bantuan untuk memberikan dukungan logistik, distribusi bantuan kemanusiaan, dan pengelolaan supply chain,” kata Freddy, pada Selasa (25/11/2026).

Selain itu, Batalyon Bantuan juga berfungsi untuk mengatur alur transportasi pasukan dari mulai di darat, laut dan udara. Mobilisasi alur transportasi itu dilakukan agar pergerakan pasukan dapat dilakukan secara teratur dan terpantau dengan baik.

Tidak hanya itu, batalyon ini juga akan memainkan peran penting dalam memastikan peralatan komunikasi pasukan di daerah operasi berjalan dengan baik.

“Tugas selanjutnya yakni dukungan komunikasi, IT, dan komando kendali dan pengamanan fasilitas vital di area operasi,” jelas dia.

Untuk menjalankan ragam tugas itu, TNI sudah menyiapkan pasukan yang memiliki keahlian teknis khusus. Namun demikian, para pasukan ini bukanlah bagian dari satuan pasukan khusus yang dimiliki TNI.

“Satuan pengisi berasal dari berbagai matra, bukan pasukan khusus, namun mengandung komponen personel berkemampuan khusus sesuai kebutuhan misi,” jelas Freddy.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pemerintah akan mengirimkan pasukan Batalyon Kesehatan dan Batalyon Zeni Konstruksi untuk menjalankan misi perdamaian di Gaza, Palestina.

Belakangan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan ada tiga batalyon yang akan diterjunkan dengan batalyon tambahan yakni Batalyon Bantuan.

Agus menjelaskan, tiga batalyon itu tergabung dalam tiga brigade komposit yang telah disiapkan Mabes TNI.

Agus melanjutkan, seluruh pasukan perdamaian itu akan dikirim setelah TNI mengirimkan tim aju terlebih dahulu ke wilayah Gaza. Pengiriman tim aju itu dilakukan agar TNI mengetahui gambaran situasi di Gaza dan lokasi yang tepat untuk pengiriman pasukan.

Namun demikian, Agus tidak merinci kapan pasukan tersebut akan dikirim. Dia hanya memastikan Mabes TNI menunggu perintah dari pemerintah pusat dalam mengirim pasukan.

sumber:antaranews

Related posts

Leave a Comment